Keith Thurman vs Danny Garcia Review
Keith “The One Time” Thurman memenangkan pertandingan lumayan ketat melawan Danny “The Swift” Garcia, dengan keputusan split decision dari juri. Meski tak sebaik penampilannya sewaktu
melawan Shawn Porter tahun lalu, tapi Thurman menunjukkan ia bisa beradaptasi
dengan tipikal power puncher Garcia--yang acapkali diremehkan karena gayanya yang kaku dan jauh dari kesan petinju flamboyan.
Enam ronde pertama diisi dengan pukulan satu-dua dan kombinasi yang bersih dari
Thurman, dan tekanan masif ronde kedua hampir menganvaskan Garcia, barangkali itu pukulan terbaik di malam tersebut. Garcia memberikan perlawanan dengan aktifitas tekanan yang tidak berkurang. Tetapi, pada enam
sisa ronde terakhir, tampak Thurman berupaya mengamankan keunggulan angka
dengan lebih banyak body moving,
menggunakan gerakan lateral yang menyulitkan Garcia dalam memukul. Pengamat tinju membenci strategi ini dan kerap menyederhanakannya sebagai: lari dari lawan.
Meski kalah, satu kredit poin dari Garcia adalah
pertahanannya jauh membaik. Andai pertandingannya melawan Thurman dibandingkan
dengannya saat menghadapi Lamont Peterson atau Mauricio Herrera—dua
pertandingan dimana ia seharusnya dinilai kalah tetapi “diselamatkan” oleh
juri—ketahanan tubuh dan kecekatannya dalam menutup celah jauh lebih unggul. Lagipula, ia salah satu petinju dengan rahang yang tangguh.
Sementara bagi Thurman, kecepatannya merosot, kadang ceroboh, dan kekuatannya sedikit lebih lemah dibanding pertandingannya kontra Porter.
Akurasi pukulannya tak sebaik dulu dan pertahanannya cenderung mudah dibongkar.
Dalam jarak menengah, pukulan bertenaga Garcia yang tak terlalu cepat acapkali
gagal dibaca dengan baik oleh Thurman.
Apapun itu,
kemenangan via split decision ini
membuka kesempatan tanding-ulang, dengan menghasilkan lebih banyak uang.


The fight between the two boxers is a competitive one. Watch Danny Garcia vs Shawn Porter live online for free from any corner of the world with FastestVPN.
ReplyDelete